As the sky turns into turmoil.
When the water is boiling with oil
The sizzling can be heard faintly but in the end...
It will be burst out and left nothing worth to see and get hurt by the bipolar...
Hey semua... mungkin hari ini otakku lagi males mikir or something... jadi I use bahasa Indonesia as the basic of this post... Selama ini aku ga pernah tahu pandangan mantanku terhadap diriku... well at least hari ini juga aku belajar sesuatu yang bener-bener buat aku liat bahwa dunia bisa lebih kejam dari hanya sekedar mantanku yang memiliki banyak sekali kosakata dalam pikirannya yang dapat digunakan untuk berdepat tanpa akhir yang menyenangkan. Namun dari situ juga aku belajar bahwa inilah keindahan dunia yang aku tinggali. pada saat aku hidup, mencintai seseorang yaitu mantanku... aku bisa mengekspresikannya dengan baik. hari ini benar-benar pertengkaran sms yang terjadi dengan kita berdua. saling menghina, saling menyalahkan, saling menginjak-injak harga diri yang kalau mau ditelusuri... sama sekali ga salah apa-apa... permasalahannya adalah lagi-lagi kekeras kepalaan kita berdua, merasa selalu ingin menjustifikasi segala sesuatu karena berpegang teguh pada pendirian masing-masing. Sangat-sangat ironi sekali di saat kita berdua memiliki pengetahuan yang luas namun digunakan untuk saling mencaci saling menghina. aku hanya bisa bilang, aku memang sudah sering berhubungan dengan hal-hal berbau seks atau sebagaimana dikatakan oleh mantanku. Namun dikatai olehnya sebagai Whore, benar-benar suatu saat yang mengagetkan, bahkan aku untuk terpikir kata itu saja tidak pernah, aku memang melakukannya atas dasar suka, namun aku tidak pernah dibayar or diberi suatu imbalan... jadi yang membuat aku benar-benar sakit adalah ketika kata itu terlontar keluar dalam satu smsnya... Mungkin... biarkan waktu yang menjawan, sakit hati ini pasti akan berlalu. Sejatinya memang kesalahanku karena memberikan sms yang pertama kali terhadapnya.. dan kali ini juga aku belajar... untuk meminta maaf.
Membalas kejahatan dengan kejahatan... adalah suatu siklus tiada akhir yang malah akhirnya membuat setiap orang di sekitar kita terluka. jadi pada saat aku merasakan suatu perasaan yang tidak enak setelah aku bermain di internet. Aku sadar bahwa kesalahan besar memulai pertengkaran dengan sesuatu yang sudah selesai. dalam hal ini aku meminta maaf. Aku tidak berharap segalanya dibaca olehnya, namun ini adalah perasaanku yang dalam, aku melihat suatu komitmen sebagai suatu yang tidak pasti namun harus dipastikan karena namanya saja komitmen... Namun disebabkan karena kurang dewasanya diriku dalam hal tersebut yang membuatku masih kurang serius meskipun hatiku sudah berkata bahwa cinta sudah tumbuh. Tapi aku ga akan pernah menyesal karena hari ini... Ini bukan salahku saja hubungan kami menjadi hilang, ini bukan kesalahan dia saja hubungan kami hilang... ini adalah murni kesalahan kami berdua karena ketidakdewasaan cara berpikir. Jadi aku pikir, saling menghina tidak akan menyelesaikan masalah. nomor hape sudah dihapus, FB sudah diblok, twitter sudah di unfollow, situs manjam sudah dianulir, dan hidup sudah diperbaiki dengan aku mengakui bahwa diriku salah, diriku sakit, namun diriku memaafkannya sebelum dia memintanya, dan aku meminta maaf sebelum aku disuruh untuk meminta maaf... Karena menurutku, inilah yang namanya hidup manusia... banyak sekali hal yang bertentangan dengan diri kita sendiri namun jika kita kalah, Tidak ada lagi diri kita yang semu ini...
Well sekarang aku bingung, dapat dikatakan saja aku masih trauma. pada saat bertemu laki2 di circle K tadi... tubuhku panas dingin dan aku menjadi benar-benar takut berdekatan dengan laki-laki... HUFF>..<
I am gay and i am afraid of guys... Oh what is so sarcasm than that... hahaha...
Namun aku juga melihat yang namanya cerita cinta gay guys yang sudah berhasil. dan lagi-lagi aku percaya pada hidupku... bahwa jika orang lain bisa mendapatkan cinta sejatinya, aku pun pasti bisa mendapatkannya suatu hari... meski dengan hantaman palu aku tidak akan menyerah, karena aku dibentuk dari segala pengetahuan dan pengalaman yang aku pelajari.
Learn from book is the safest
Learn from other people is the wisest
Learn from experience is the bitterest. but it will make us remember what we learnt....
jadinya aku sih bersyukur saja... masalah sakit hati toh yah aku bukan doraemon yang bisa memaju mundurkan waktu... yang bisa aku lakuin ya menghibur diri sendiri bersama teman2 yang menyenangkan...
Mungkin butuh waktu lama untuk menghilangkan sakit. namun setelah itu... seperti ajahn brahm pernah bilang... Bagaikan ada kotoran yang terdapat di depan rumah. adalah keputusan anda jika ingin membawanya kemana-mana hingga kotoran itu membaui seluruh dunia anda... atau dengan sabar memberikan perhatian terhadap kotoran tersebut dengan cara menyekopnya dan membuangnya ke taman belakang anda... niscaya setela beberapa lama pada suatu hari kotoran itu telah lenyap sepenuhnya dari depan rumah kita dan tak disangka-sangka harum bunga semerbak di sekitar rumah anda karena kotoran yang kita buang ke halaman sebelah kita ternyata adalah pupuk yang sangat mujarab untuk tanaman di sekitar kita... Jadi aku percaya bahwa ALL IS WELL dan semua pasti ada sisi positifnya...
TRUE LOVE still EXIST...
Thank you Vincentius Aditya Nugraha. Guru yang paling berharga dalam hidupku...
My Best friend VERA Said
"Loving someone is a gift,
being loved by someone is a miracle and being loved but also loving that person is the most beautiful thing
that may ever happen to us .. :D Be able to love and feel love is a Blessing guys ..."
No comments:
Post a Comment